Rabu, 19 Januari 2011

Si Pembunuh Impian


           Indonesia dikenal sebagai macan asia yang katanya sampai sekarang masih tertidur pulas di atas pembaringannya. Mengapa demikian? Sebenarnya apakah yang terjadi? Apa maksud dari kata-kata tersebut? Sebenarnya masyarakat Indonesia itu sendiri bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, hanya saja hati nuraninya belum terbuka untuk menjadikan bumi Indonesia yang sangat berpotensi ini menjadi Negara yang makmur, aman, dan sejahtera agar macan asia yang sedang tertidur itu bangun dan memimpin dunia. Baiklah, karena penulis sendiri adalah orang Indonesia asli, maka akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas secara sekaligus dan semoga dapat disetujui oleh para pembaca sekalian.
Sebenarnya banyak sekali faktor-faktor yang membuat macan asia ini belum bangkit-bangkit dari tidurnya, namun penulis lebih menitik beratkan pada suatu fenomena yang sudah dan sedang kerap terjadi di masyarakat Indonesia ini yang menjadi salah satu sebab Indonesia belum muncul sebagai Negara maju.
Dewasa ini banyak sekali terjadi diantara kita orang-orang mencemooh temannya sendiri ketika temannya tersebut memiliki mimpi-mimpi yang sepertinya tidak mungkin bisa dicapai oleh orang tersebut. Istilahnya yaitu “senang melihat orang susah dan susah melihat orang senag”. Kondisi ini sangat memprihatinkan sekali, karena ketika seseorang mempunyai mimpi-mimpi besar itu diejek dan dicemooh mungkin saja mimpi-mimpi besar itu akan dikubur kembali dalam-dalam oleh si pemimpi tersebut karena mental yang belum terlatih untuk memperjuangkan apa yang telah ia impi-impikan. Inilah yang disebut sebagai “Si Pembunuh Impian”. Mereka mungkin tidak menyadari telah melakukan hal itu namun dampaknya sangat besar terhadap kemajuan suatu Negara. Padahal orang-orang yang berani bermimpi besarlah yang akan membuat Negara bahkan dunia ini menjadi semakin maju. Contohnya Thomas Alfa Edison yang mempunyai impian besar ingin membuat sebuah lampu. Bayangkan jika saat itu Thomas dicemooh oleh teman-temannya dan mentalnya jatuh saat itu juga, mungkin saat ini dunia akan tetap gelap dan seperti tidak ada kehidupan dimalam hari dan dia juga yang membuat umat manusia di dunia saat ini bisa menikmati keindahan dunia malam karena gedung-gedung yang dihiasi dengan lampu-lampu yang berkelap-kelip dan berwarna-warni membuat suasana malam menjadi lebih hidup.
“Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia” itulah penggalan lirik yang berjudul laskar pelangi yang dinyanyikan oleh grup band Nidji. Lirik itu sungguh sangat benar karena telah terbukti kebenarannya. Maka dari itu kita sebagai orang Indonesia berhentilah membunuh impian atau cita-cita seseorang, biarlah mereka bermimpi sesuka hati mereka walaupun sepertinya mustahil. Tuhan kita Maha Kuasa, mungkin saja mimpi-mimpi itu diwujudkan oleh-Nya, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah sang pencipta alam.
Mulai sekarang, ayolah bangsa Indonesia bangkit. Jangan hanya memikirkan hal-hal yang sepele, dukung lah orang-orang yang mempunyai mimpi dan pikiran yang besar, jika perlu bantu mereka, jangan saling menjatuhkan. Negara kita tidak maju-maju salah satunya karena masih sibuk mengolok-olok temannya yang mempunyai impian yang tinggi. Berpikirlah dan berjiwa besar !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Klo mau komen pake bahasa yang baik n santun ya